Posted in cita-cita kuliah Tips & Tricks

Kuasai Rumus Dasar Excel hingga Jadi Data Analyst Andal!

Kuasai Rumus Dasar Excel hingga Jadi Data Analyst Andal! Posted on January 28, 2022Leave a comment

Memang penting belajar Excel?’ tentu dong! Belajar Excel tidak harus kamu yang memiliki latar belakang IT maupun tentang ilmu matematika dan statistika. Microsoft Excel tentunya memberikan segudang manfaat terutama jika kamu berminat berkarir sebagai Data Analyst di era transformasi digital ini. Microsoft Excel atau akrabnya dikenal dengan Excel adalah aplikasi perangkat lunak yang termasuk ke dalam paket Microsoft Office dimana kegunaannya untuk membantu orang-orang yang bekerja dengan data terutama praktisi data yang setiap harinya berdekatan dengan data. Fungsi utama Excel yaitu mengolah data dan juga visualisasi data sekaligus lho, adapun rumus-rumus yang tersedia untuk membantu proses analisis data. 

Penasaran apa saja fitur dan rumus yang dimiliki Excel? Yuk, kenali dan simak pada artikel berikut ini sampai habis!

1. Perhitungan Dasar Excel

Penggunaan Excel diperlukannya juga pemahaman dasar yaitu salah satunya mengetahui ‘fungsi’ dalam perhitungan dasar. Excel dalam proses menghitung angka dan memproses data akan menggunakan ‘fungsi’ yang kemudian dengan klik kolom Excel dan ketik simbol “=”. Adapun beberapa simbol atau operator yang digunakan dalam membuat sebuah perhitungan dasar di excel, yaitu berikut ini:

  • “+” , merupakan sebuah simbol ‘plus’ yang digunakan untuk melakukan pertambahan

Contoh:  =A1+B1

“-” , merupakan simbol ‘minus’ yang biasa digunakan ketika melakukan sebuah operasi pengurangan 

Contoh: =A1-B1

  • “*” , yaitu simbol bintang (SHIFT+8) sebagai operasi perkalian

Contoh: =A1*B1

  • “/” , merupakan simbol garis miring yang digunakan pada operasi pembagian.

Contoh: =AI/B2

Ketika kamu akan membuat sebuah rumus yang menggabungkan beberapa operator yang berbeda, maka Excel akan mengikuti urutan prioritas operator yang ditetapkan. Adapun simbol operator jika kamu ingin menggunakan untuk komparasi yaitu

  • “=”, simbol ‘equal to’ yang digunakan untuk membandingkan dua nilai logika dan mengembalikan nilai TRUE jika sama dan akan mengembalikan nilai FALSE jika tidak sama.

Contoh: =A1=B1

  • “<>”, simbol ‘not equal to’ digunakan untuk membandingkan dua nilai logika dan mengembalikan TRUE jika kedua nilai tidak sama satu sama lainnya mengembalikan FALSE

Contoh: =A1<>B1

  • “>”, yaitu simbol ‘greater than’ yang dimana akan mengembalikan TRUE jika nilai logika di cell (nilai pertama) lebih besar daripada nilai di cell kedua (nilai kedua) jika tidak mengembalikan FALSE

Contoh: =A1>B1

  • “<”, simbol ‘less than’ merupakan simbol yang digunakan mengembalikan TRUE jika nilai logika di cell (nilai pertama) lebih kecil dibandingkan nilai di cell kedua (nilai kedua) jika tidak mengembalikan FALSE

Contoh: =A1<B1

Baca Juga:  Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

 

2. VLOOKUP DAN HLOOKUP

Dalam melakukan analisis data akan membutuhkan rumus yang tepat terutama terkadang kamu salah memilih formula sehingga kamu membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk menganalisis kumpulan data. Rumus VLOOKUP dan HLOOKUP menjadi fungsi lookup yang paling populer dan berguna karena dapat membantu untuk mencari nilai logika pada data tertentu pada kolom/ cell dalam Excel dengan menggunakan kata kunci tertentu. Perbedaan pada keduanya yaitu pada VLOOKUP digunakan untuk mencari nilai kedalam bentuk vertikal sedangkan HLOOKUP yaitu digunakan mencari nilai dalam bentuk horizontal. Umumnya syntax atau rumus pada kedua lookup yang digunakan yaitu berikut ini:

  • VLOOKUP

=VLOOKUP(lookup_value, table_array, column_index_num, [range_lookup])

  • HLOOKUP

=HLOOKUP(lookup_value, table_array, column_index_num, [range_lookup)]

 

3. IF

Pada rumus IF biasanya digunakan untuk menyelesaikan soal logika, melakukan perhitungan statistika, membantu membuat grafik, dan juga dapat membantu sebuah analisis yang mengurutkan data hingga membantu mengedit data. Adapun beberapa operator dalam penggunaan IF yaitu menggunakan simbol +,=,-,<,>,<>,>=,<=. Pada simbol operator tersebut biasanya dibarengi dengan menggunakan semicolon (;) atau tanda koma (,) untuk memisahkan argumen dalam rumus. Berikut ini syntax IF:

=IF((logical_test; [value_if_true], [value_if_false])

Contoh sederhananya: terdapat 9 mahasiswa pada mata kuliah Statistik dengan memiliki nilai 80,65,75,78,89,90,45,57,77. Diketahui syarat kelulusan yang harus ditempuh mahasiswa dalam mata kuliah Statistik yaitu memiliki nilai dengan minimal lulus adalah 80.

  • Tentukan mahasiswa yang lulus dalam mata kuliah Statistik dengan menggunakan syntax diatas:

  • Sehingga akan mendapatkan hasil:

  • Untuk mempercepat dan memudahkan perhitungan, kamu dapat menarik garis dari D3 sampai dengan D11:


 

4. Data Cleaning

Pada dasarnya, data yang terkumpul setiap harinya akan terus bertambah. Seorang Data Analyst menggunakan Excel tidak hanya untuk merumuskan perhitungan atau menyelesaikan nilai logika saja melainkan juga kelebihan dari excel yaitu dapat melakukan data cleaning. Data cleaning merupakan kegiatan yang dimana dataset yang dimiliki akan dibersihkan ke dalam bentuk format yang lebih teratur serta sistematis. Data cleaning menjadi langkah dari analisis data yang sangat penting karena perlunya menjaga dataset dengan baik agar hasil analisis lebih maksimal dan berguna mendapat jawaban.

Biasanya dalam data akan terdapat duplikasi data, agar kamu tidak harus mencari satu-satu dan memakan waktu banyak adapun cara mudahnya yang bisa kamu coba:

  • Terdapat data duplikasi pada kolom dibawah yaitu A1 dan A2
  • Untuk menghilangkan duplikasi blok kolom pada Excel > Kemudian tekan ‘Data’ bagian atas dan pilih ‘Remove Duplicates’

  • Tekan OK dan nantinya akan mendapatkan hasil yang sudah tidak ada data duplikasi dalam kolom:

Baca Juga: Mulai Belajar Data Science GRATIS bersama DQLab selama 1 Bulan Sekarang!

Perdana Belajar Excel, Coba Bersama DQLab Yuk!

Dengan Excel kamu akan mendapatkan banyak pembelajaran mulai dari membantu mengorganisir data hingga memaintain data dengan baik agar berguna berdasarkan rumusan masalah. Dengan menggunakan data yang baik maka akan membantu analisis data menjadi lebih tepat dan akurat. Excel menjadi tools ‘beginner-friendly’ dan menjadi tools yang paling sering digunakan oleh Data Analyst di perusahaan besar. Baru perdana belajar Excel? Kamu bisa lho mencobanya bersama DQLab! Di DQLab terdapat banyak materi tentang Excel yang dapat kamu akses dan aplikasikan langsung, selain itu kamu juga dapat belajar bahasa pemrograman seperti Python, R, dan SQL lho!

Tunggu apalagi? Jadikan pengalaman belajar Excel perdana mu hingga bisa kesempatan berkarir sebagai Data Analyst Andal!

By: Annissa Widya Davita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *